opini

Semua Orang Punya Hak Untuk Sukses

Ketika seseorang ingin kursus paling tidak ada beberapa pertimbangan yang biasa dilakukan. Pertama, pengumpulan informasi. Kedua, seleksi. Ketiga, keputusan tempat yang cocok . Keempat, evaluasi.

Pada tahapan pertama, pengumpulan informasi. Biasanya seseorang mencari tempat kursus yang memiliki kualitas yang bagus terkait tentang cara pengajaran, kualitas pengajaran, dan fasilitas yang mendukung tentang hal tersebut. Begitu juga pertimbangan tentang biaya kursus, adakah biaya yang terjangkau dengan kemampuan finansialnya. Ada juga yang tidak mempertimbangkan masalah biaya yang penting kualitas dan profesional pengajar itu yang utama. Karena ilmu tidak bisa diukur dengan materi. Sehingga keputusan kualitas menjadi prioritas utama. Ada juga orang yang ingin gratistapi hal ini memang jarang terjadi.

Pada tahapan kedua, seleksi informasi. Pada tahapan kedua ini lebih ketat, setelah berhari-hari bahkan berbulan-bulan mencari tempat kursus di website atau informasi dari sumber lain, maka proses seleksi ini seseorang benar-benar memilah mana yang cocok buat dia, mana yang sesuai dengan kemampuan dia, mana yang kualitas yang dia inginkan.tentang instrukturnya, metode dan lain-lainnya.

Tahapan ketiga, keputusan pemilihan. Keputusan pemilihan inilah yang menjadi tindakan terakhir, setelah melaui proses tahap satu dan dua. Keputusan pemilihan ini merupakan hasil kerja payah,proses berfikir, dan tindakan seseorang untuk memilih yang terbaik bagi dirinya dimasa depan.

Tahapan keempat, evaluasi. Evaluasi tentang harapan dengan kenyataan. Apakah yang didapat selama ini sesuai dengan harapan.ataukah tidak. Tindakan ini berdampak pada dua hal.Pertama jika harapan sesuai kenyataan, maka dia akan tetap bertahan menjalani studinya. Karena dia merasakan kemajuan bagi dirinya.juga terjadinya komunikasi yang baik antara pengajar dan peserta sehngga terjadi komunikasi dua arah yang mendukung prosese belajar mengajar. Seseorang guru dapat memberikan motivasi kepada muridnya agar minatnya belajar tetap stabil. Dan memberikan penghargaan atas usaha yang telah dilakukan, jangan hanya melihat hasil tanpa menghargai sebuah proses.

Kedua, Jika harapan peserta tidak sesuai dengan kenyataan. Maka tindakannya adalah ia akan berhenti dari kursus. Tindakan mengundurkan diri para peserta ada dua kemungkinan.Pertama, karena saran-saran yang yang diharapkan tidak bisa dipenuhi oleh pengajar. Kedua, peserta tidak mau menyampaikan ketidaknyamanannya dalam proses belajar kepada intsruktur atau guru, tindaklan yang dilakukan langsung berhenti tanpa alasan. Hal inilah yangh perlu diperhatikan bagi para guru agar proses belajar dapat berjalan dengan baik. Faktor psikologis seseorang berbeda antara satu dengan yang lain. Menyebabkkan seorang pengajar harus mengambil tindakan yang bijaksana kepada para peserta. Semua peserta punya kesempatan atau hak untuk bisa atau paham atas materi yang disampaikan oleh pengajar. Keterbukaan kedua belah pihak menjadi kunci suskes.

Ingat semua orang punya kesempatan untuk sukses, dan Anda harus mengambil kesempatan itu. Jangan menunda terlalu lama sehingga sukses Anda tertunda. Selamat berjuang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s