Kekayaan Jiwa

Pada suatu hari ada seorang pemuda dia tertimpa  ujian, kenalan remaja, dia masuk penjara lantaran tertangkap karena hendak membeli sabu-sabu. Akhirnya dia harus mendekam di penjara selama beberapa tahun. Pemuda ini meski dia terpengaruh dengan kehidupan yang menyimpang atau narkoba, namun dia tetap konsisten beribadah. Yang menarik bagi saya atas pemuda tersebut adalah meski dia keadaan secara material tidak mampu alias tidak berpenghasilan, namun setiap kali dia diminta bantuan oleh teman-temannya berupa materi, khususnya uang meski dia sebenarnya butuh uang tersebut, namun jika ada orang yang lain membutuhkan dia akan memberinya. ketika dia masih belum masuk penjara dia memiliki motor dan ketika itu, dia ingin berkurban dan dijuallah motornya dan uangnya digunakan untuk berkurban di Hari Idul Adha. pernah juga ada temannya berada di surabaya ketika menghubungi dan mengatakan bahwa dirinya ngga punya uang untuk bayar listrik dan air. kemudian masalah tersebut di dengar ibunya, dan sang ibu berkata kepadanya. wahai anakku jangan engkau membantu orang lain sementara kamu sendiri membutuhkan uang tersebut, namun sang anak mengatakan biarkan uang ini digunakan oleh teman saya, karena dia lebih membutuhkan. walhasil uang itupun diberikan kepada temannya.

Tapi tanpa disadari sang ibu yang anaknya dilarang untuk bersedekah sementara dia lagi membutuhkan, ternyata sang ibupun mendapatkan ujian yang sama. yakni, suatu ketika sang ibu di telpon oleh keluarganya yang mempunyai anak kecil yang ibunya ditinggal oleh suaminya. sang ibu dari anak kecil tersebut menelpon ke sang ibu yang baik hati ini, dan berkata bahwa dirinya minta bantuan keuangan untuk kebutuhan anaknya, tanpa berpikir panjang sang ibu minta tolong kepada anaknya yang sudah bekerja untuk memberikan uang kepadanya untuk diberikan kepada anak yatim. Sang ibu yang berjiwa besar sudah terbiasa melakukan hal seperti ini. meskipun duit ditangannya sedikit dan ada orang yang meminta maka dia memberikannya.

Sang ibu yang baik hati ini memiliki anak laki-laki namun dia tidak memiliki penghasilan tetap melainkan hanya dari pekerjaannya sebagai guru tidak tetap yang berpenghasilan 25rb/hari. Namun sang anak inipun diberi kekayaan jiwa. yang mana setiap kali dia memiliki uang dan ada orang yang meminta kepadanya diapun tidak pernah menyia-yiakan kesempatan tersebut untuk membantu orang tsb.

One thought on “Kekayaan Jiwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s